- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Hai, kalian.
Aku adalah seorang psikopat.
Sama serupa makan nasi.
Lembar merah terisi semua.
Dahulu kala,
serigala berbulu domba telah terlihat.
Berhaluan ke arah yang dinilai buruk.
Terpelajar mulai terpampang muka.
Kamu menjalar hingga puncak.
Terlihat angkara bertangan seribu.
Menggulung kekuatan oposisi demi ambisi "kebenaran".
Sekelompok oposisi yang lain.
Senjata berkaliber di tangan berpundak bintang.
Kartu kuning pun terpampang ke muka.
Kami pun memberontak.
Suatu malam,
kepuasan kami merajalela.
Serasa dunia milik kami.
Malam bertabur bintang kian cemerlang.
Namun,
konsekuensi terbayar tak sebanding.
Jutaan tertidur di atas darah sendiri karena rezim "munafik".
Zaman milenial ini,
diri ini bergerilya.
Pemuka agama berjatuhan.
Menaruh mata-mata pengintai.
Tetapi percayalah,
kami adalah simbol api menyala.
Terpampang di depan kami cahaya.
Jaring laba-laba nan kompleks pun membantu kami dalam menggapainya.
Berdentang lonceng pagi,
kami langsung berlari.
Mengejar sinar itu.
Siput menjadi musuh kami.
Pondasi kami,
sama makan nasi tidak ada rantai.
Karl Marx menggaungkan hal itu.
Kebusukan sang kumis telah mencatat penanya.
Terus terang,
ideologi kalian begitu terang.
Kebebasan terarah tali halus.
Tak mungkin jika Korea Utara terpana jika membawa alasan hampa.
Terutama kepada sang pionir pondasi itu.
Teruntuk kalian,
kita berotak sama.
Tinggal pondasi yang perlu dipupuk.
Peganglah bekal dari sang pionir, dan petiklah secercah dari kami.
Aku bisa saja mengganggu kalian.
Tetapi aku alan hancur lebur oleh kekuatan jihad kalian.

Komentar
Posting Komentar