POM Bensin Pengisi Kemerdekaan

Puisi Karya Saya "Begadang"



Semilir angin kian menerpa,
tak berguna jika diambil.
Namun sarinya begitu nikmat.
Kopi pun menari syahdu.



Kawan-kawan bersilat lidah.
Otot wajah bersenam ria.
Mengikuti perintah otak,
untuk mengeluarkan isinya yang tertumpuk.
Meski tetap terkadang terbelit.

Sungguh,
bintang pun menghiasi.
Seakan bersahabat dengan permainan yang kami mainkan.
Keras namun lembut.
Selama damai menemani.

Komentar