POM Bensin Pengisi Kemerdekaan

Puisi Karya Saya "Rambut"


Helaian halus nan hitam,
menjadi penghalang terhadap serangan mentari.
Mahkota yang telah terikat kuat.
Tempaan angin takkan mampu mengangkat akarnya.

Jatuhnya berhilir mudik,
seiring arus yang semakin deras.
Fakta berbicara lantang.
Mata ranjau tersapu angin.

Panggung bercahaya,
tempat ekspresi berkeliaran.
Si hitam pun juga berlarian.
Memamerkan aura bintang di langit.

Ia pun menjadi peliharaan yang setia.
Bahkan jiwanya terikat oleh sang tuan.
Saling mengisi antar kekosongan.
Hingga waktu telah sampai.




Komentar